Selasa, 10 Januari 2012

Laporan Praktikum "Identifikasi ciri-ciri tulang penyusun rangka pada manusia"

A. Judul:
IDENTIFIKASI CIRI – CIRI TULANG PENYUSUN RANGKA PADA MANUSIA

B. Tujuan:
Untuk mengetahui ciri-ciri tulang penyusun rangka pada manusia

C. Rumusan Masalah:
1. mengetahui bagian-bagian tulang penyusun pada rangka pada manusia
2. mengetahui ciri-ciri bagian-bagian tulang penyusun pada rangka manusia

D. Hipotesis:
Pada rangka manusia terbagi atas tulang tengkorak, ruas-ruas tulang belakang, tulang rusuk dan tulang dada, tulang tungkai, dan tulang panggul.

E. Alat dan Bahan
- Torso ( rangka tubuh manusia )
- Alat tulis ( kertas dan bolpoin )
- Alat penunjuk
- Kamera SLR

F. Langkah-langkah
- Siapkan torso terlebih dahulu
- Tunjuk salah satu tulang penyusun rangka seperti tulang tengkorak dan sebagainya
- Amati ciri-ciri tulang penyusun rangka manusia
- Catat ciri-ciri dikertas yang sudah disiapkan
- Foto atau gambar hasil pengamatan

G. Data hasil pengamatan
IDENTIFIKASI CIRI-CIRI TULANG PENYUSUN RANGKA PADA MANUSIA



TULANG PENYUSUN RANGKA
Di bagi menjadi 2 :
a.Skelton Aksial
Skeleton yang merupakan sumbu tubuh.
Rangka ini meliputi tengkorak, ruas-ruas tulang belakang dan tulang ekor ,tulang dada, serta tulang iga (tulang rusuk).
1. TULANG TENGKORAK



BAGIAN-BAGIAN TULANG PENYUSUN TENGKORAK

1.Dahi

                                                                              2. Lubang di atas lengkuk mata

                                                                                                    3. Hidung

                                                                                    4. Lubang di bawah lekuk

                                                                                               5. Rahang atas


                                                                            6. Baji

                                                                     7. Lubang dagu

8. Rahang bawah
9. Pelipis pipi

10. Ubun - ubun
11. Suture mahkota


2. TULANG BELAKANG



BAGIAN-BAGIAN TULANG BELAKANG

                                                                 1. Tulang leher 7 ruas

2. Tulang punggung 12 ruas

                                                                   3. Tulang pinggang

                                                                     4. Tulang sakrum

                                                                  5. Tulang kelangkang


3. TULANG RUSUK


BAGIAN – BAGIAN TULANG RUSUK

                                                                 1. Tulang rusuk sejati

                                                                 2. Tulang rusuk palsu

                                                              3. Tulang rusuk melayang
Ciri-ciri tulang rusuk
a. Tulang panjang yang melengkung dan membentuk rongga rusuk
b. Terdapat hanya pada bagian dada
c. Terdapat 24 tulang rusuk


b.Skelton apendikuler
terdiri atas tungkai atas (tulang anggota depan) dan tungkai bawah (tulang anggota belakang)

                                                                 1. Tulang tungkai atas

                                                               2. Tulang tungkai bawah


4. TULANG PANGGUL


Bagian-bagian tulang panggul

                                                                   1. Tulang duduk

                                                                   2. Tulang kemaluan

                                                                        3. Tulang ekor



H. PEMBAHASAN
Kerangka manusia di songsong oleh struktur seperti ligmen, tendol, organ manusia lainnya.
System rangka manusia terdiri dari2 adalah:
1. Kerangka aksial
- Tengkorak
- Tulang punggung
- Sangkar rusuk
2. Kerangka penyokong
- Lengan pectoral
- Lengan pelvis
- Tulang- tulang anggota depan
- Tulang – tulang anggota belakang

Kerangka Aksial
Tengkorak
Kerangka atau tulang tengkorak ini melindungi kepala dan organ – organ dalam kepala.
Bagian-bagian tengkorak ialah
1. Cranium
- Berfungsi untuk melindungi otak
- Mempunyai 8 keping tulang yang berdiri sendiri dan disambungkan melalui ligamentum (sendi tak gerak)
2. Orbit
- Berfungsi untuk melindungi kedua bola mata
3. Tulang hidung
- Berfungsi untuk menyongkong jaringan hidung yang lembut
4. Lubang telinga
- Berfungsi untuk melindungi bagian dalam telinga
5. Rahang atas(maksila)
- Berfungsi menyongkong barisan gigi atas
6. Rahang bawah
- Berfungsi untuk menyongkong barisan gigi bawah
- Rahang yang dapat bergerak, yaitu untuk mengunyah makanan dan sebagainya.
7. Foramen magnum
- Berfungsi untuk menyambung tengkorak dengan tulang belakang

Tulang punggung
Tulang – tulang belakang terdiri dari 33 ruas tulang bersendi. Pada setiap ujungnya terbentuk suatu turus yang dapat luntur
Kolumna berfungsi untuk melindungi medulla spinalis yang terletak dibagian tengah. Diantara tulang vertebra, terdapat cakera yang bertindak meredam hentakan(daya) daya dan mengurangi pergeseran saat bergerak.
Bagian kolumna vertebralis ialah:
- 7 vertebra servikalis (bagian leher)
- 12 vertebra torakalis (bagian dada)
- 5 vertebra lumbalis (tulang pinggang)
- 5 vertebra sacrum (tulang punggung)
- 4 vertebra koksigealis (bagian ujung tulang belakang)
Bagian tulang belakang
1. Sentrum
- Bersifat pejal dan tegar
- Member sokongan
- Melawan daya mampatan
2. Arkus
- Merupakan lengkuk saraf
- Terletak pada bagian dorsal sentrum
- Melindungi medulla spinalis
3. Foramen vertebrale
- Merupakan saluran rongga kosong
- Berfungsi sebagai tempat bagi medulla spinalis
4. Zigapofisis
- Merupakan muka sendi antara 2 vertebra
- Prezigapofisis mengarah ke atas
- Prezigapofisis mengarah ke bawah
5. Cauran spina
- Berfungsi untuk melekatkan otot
6. Cuaran melintang
- Berfungsi untuk melekatkan otot

Sangkar rusuk
Sangkar rusuk berfungsi untuk melindungi jantung dan paru.
Tulang- tulang yang membentuk sangkar rusuk ialah:
- 12 pasang tulang rusuk bersendi dengan vertebra torakalis dan melengkung ke depan
- 7 pasang tulang rusuk bersendi dengan tulang dada secara berkelanjutan
- 3 pasang yang lain dihubungkan secara tidak langsung dengan tulang rawan
- 3 pasang tulang rusuk terakhir tergantung bebas dan tidak dihubungkan kepada sternum
-
Kerangka penyangga
Kerangka penyangga bersendi dengan rangka aksial pada bagian bahu dan punggung

Lengkungan pektoralis
Terdiri dari 2 tulang:
1. Tulang selangka
- Berbentuk batang dan melengkung sedikit
- Bersendi dengan manubrium sterni pada satu ujung dan akromion pada ujung yang lain
- Berfungsi untuk melingkarkan daya dari lengan ke badan manusia
2. Tulang belikat
- Berbentuk sekeping tulang pipih yang berupa segitiga
- Membentuk tonjolan akromion dan korakoid yang merupakan perpanjangan spina scapulae
- Kavitas glenoidalis(bagian tulang belikat) bersen dengan kepala tulang lengan atas baian depan

Lengkungan pelvis
Terdiri dari 2 tulang kiri dan kanan yang simetris. Tulang-tulang pada kedua bagian ini berkaitan antara satu sama lain di simfilis pubis pada bagian ventral.
Lengkungan ini terdiri atas:
- 1 lium yang bersendi dengan tulang kelangka
- 1 skium (tulang pelana)
- Pubis (tulang ari- ari)

SISTEM PERSENDIAN MANUSIA

Sendi
merupakan penghubung antara tulang yang satu dengan tulang lainnya.Tulang-tulang yang membentuk persendian tetap berada di tempatnya karena diikat oleh jaringanikat sendi (ligamen). Ligamen memungkinkan terjadinya gerakan dan dapat membatasi gerakan.Menurut sifat geraknya, sendi dibedakan menjadi 3 macam, yaitu sendi mati, sendi kaku, dan sendi gerak.


Komponen penunjang

Beberapa komponen penunjang sendi:
- Kapsula sendi adalah lapisan berserabut yang melapisi sendi. Di bagian dalamnya terdapat rongga.

- Ligamen(ligamentum) adalah jaringan pengikat yang mengikat luar ujung tulang yang saling membentuk persendian.ligamentum juga berfungsi mencegah dislokasi.

- Tulang rawan hialin (kartilago hialin) adalah jaringan tulang rawan yang menutupi kedua ujung tulang. Berguna untuk menjaga benturan.

- Cairan synovial adalah cairan pelumas pada kapsula sendi.

Macam-macam persendian:

Ada berbagai macam tipe persendian:

Sinartrosis
Sinartrtosis adalah persendian yang tidak memperbolehkan pergerakan. Dapat dibedakanmenjadi dua:

1. Sinartrosis sinfibrosis: sinartrosis yang tulangnya dihubungkan jaringan ikat fibrosa. Contoh: persendian tulang tengkorak.

2. Sinartrosis sinkondrosis:sinartrosis yang dihubungkan oleh tulang rawan. Contoh: hubunganantarsegmen pada tulang belakang.


Diartrosis
Diartrosis adalah persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan. Dapat dikelempokkanmenjadi:

- Sendi peluru: persendian yang memungkinkan pergerakan ke segala arah. Contoh: Hubungan tulang lengan atas dengan tulang belikat.

- Sendi pelana:persendian yang memungkinkan beberapa gerakan rotasi, namun tidak ke segalaarah. Contoh: hubungan tulang telapak tangan dan jari tangan.

- Sendi putar:persendian yang memungkinkan gerakan berputar (rotasi). Contoh: hubungantulang tengkorak dengan tulang belakang I(atlas).

- Sendi luncur:persendian yang memungkinkan gerak rotasi pada satu bidang datar. Contoh: hubungan tulang pergerlangan kaki.

- Sendi engsel:persendian yang memungkinkan gerakan satu arah. Contoh:sendi siku antara tulang lengan atas dan tulang hasta.


Amfiartosis
persendian yang dihubungkan oleh jaringan tulang rawan sehingga memungkinkan terjadinyasedikit gerakan

- Sindesmosis: Tulang dihubungkan oleh jaringan ikat serabut dan ligamen. Contoh: persendianantara fibula dan tibia.
- Simfisis:Tulang dihubungkan oleh jaringan tulang rawan yang berbentuk seperi cakram. Contoh: hubungan antara ruas-ruas tulang belakang.





Berdasarkan arah geraknya, sendi bergerak dapat dibedakan menjadi 5 macam, yaitu :
a. Sendi peluru, yaitu persendian yang memungkinkan gerakan ke segala arah.Contoh: Persendian antara tulang paha dengan tulang gelang panggul.
b. Sendi engsel, yaitu persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan satu arah.Contoh: Persendian pada siku.
c. Sendi putar, yaitu persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan memutar
d. Sendi geser, yaitu persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan bergeser.Contoh: Persendian pada tulangtulang pergelangan tangan dan pada ruas-ruas tulang belakang.
e. Sendi pelana, yaitu persendian yang memungkinkan terjadinya gerak dua arah atau gerakanseperti orang naik kuda.Contoh: Persendian antara tulang ibu jari dan tulang telapak tangan

Kerangka T u b u h Manusia

Kerangka manusia tersusun dari tulang tulang, baik tulang yang panjang maupun tulang pendek. Tulang tulang tersebut membentuk rangka dalam (endoskeleton) yang berfungsi:
- Memberikan bentuk tubuh
- Menahan dan menegakkan tubuh
- Menjaga agar organ tubuh tetap berada ditempatnya
- Melindungi organ- organ tubuh seperti otak, jantung, dan paru paru.
- Untuk bergerak ketika dikehendaki otot
- Menghasilkan sel darah di dalam sumsum tulang

Endoskeleton pada manusia dibagi menjadi 2 yaitu

- Kerangka sumbu (skeleton aksial): tengkorak dan badan.
- Kerangka apendikular (tangan dan kaki)

1. Jenis Tulang

Tulang merupakan alat gerak pasif karena tidak dapat bergerak tanpa bantuan otot. Berdasarkan jenisnya, tulang dibedakan menjadi dua, yaitu tulang rawan (kartilago) dan tulang keras(tulang/osteon/sejati).
a. Tulang rawan
Tulang rawan bersifat lentur, tersusun atas sel-sel tulang rawan (kondrosit)
yang mensekresikan matriks (kondrin) berupa hialin atau kolagen. Pada tulang rawan banyak mengandung zat perekat berupa kolagen dan sedikit mengandung zat kapur. Itulah sebabnya tulang rawan bersifat lentur.Sel-sel tulang rawan atau kondrosit dibentuk oleh kondroblas. Pada masa bayi atau masa pertumbuhan sebagian besar tulang masih berupa tulang rawan. Seiring dengan pertumbuhan bayi dan pertambahan usia, tulang-tulang rawan mengalami penulangan (osikasi) sehinggatulang tidak lentur lagi, melainkan tumbuh menjadi keras.Akan tetapi, tidak semua mengalami penulangan dan tetap berupa tulang rawan. Misalnya, pada bagian persendian, daun telinga,cuping hidung, dan ruas-ruas tulang belakang


Tulang rawan memiliki tiga tipe, yaitu hialin, fibrosa, dan elastis.
Ketiganya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Tulang rawan hialin
Tulang rawan hialin bersifat lentur, semi transparan, dan berwarna putih kebiruan. Tulang rawanini merupakan penyusun rangka embrio yang akan berkembang menjadi tulang keras. Selain pada embrio, tulang rawan hialin juga terdapat pada sendi gerak ujung tulang rusuk, hidung, bronki, dan trakea.
2. Tulang rawan brosa
Tulang rawan brosa memiliki banyak serabut kolagen dalam matriks. Matriksnya berwarnakeruh dan gelap, serta kuat dan kaku. Tulang rawanbrosa terdapat pada tendon danligamen.
3. Tulang rawan elastic
Tulang rawan elastis berwarna kekuningan. Matriksnya mengandung serabut elastis. Tulangrawan elastis terdapat pada daun telinga.

b. Tulang keras (tulang sejati)
Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Tulang keras tersusundari jaringan tulang keras, yang terdiri dari sel-sel tulang ( osteosit) yang membentuk lingkaran. Di tengah-tengah sel tulang terdapat saluran Havers. Di dalam saluran Havers terdapat pembuluh kapiler yang berfungsi untuk mengangkut sari makanan dan oksigen pada sel tulang.Pada tulang keras banyak mengandung zat kapur (kalsium) dan sedikit mengandung zat perekat.Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau osikasi.Jenis osikasi adalah desmal dankondral .K ondral meliputi perikondral dan enkondral. Desmalmerupakan penulangan pada tulang keras, sedangkan kondral adalah penulangan pada tulang rawan.


Sel-sel tulang keras yang telah mati akan membentuk rongga bekas sel tulang yang disebut
lakuna. Setiap lakuna dapat berhubungan satu sama lainnya melalui saluran-saluran kecil yangdisebut kanalikuli.

Tulang keras terdapat pada seluruh tulang anggota gerak. Lapisan luarnya keras (tulang kompak)dan mengelilingi rongga yang disebut rongga sumsum. Jadi, tulang tidak rapat, tetapi beronggadi tengahnya. Seandainya semua tulang rapat tanpa rongga, tubuh kita sangat berat dan akan sulitdigerakkan

2. Bentuk Tulang
Berdasarkan bentuknya, tulang terbagi atas tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek.
a. Tulang pipa

Tulang pipa mempunyai ciri-ciri:
- Bentuknya bulat panjang seperti pipa.
- Pada kedua ujungnya berbonggol.
- Di dalamnya berisi sumsum kuning dan lemak. Sumsum kuning merupakan cadangan untuk pembentukan sumsum merah.
- Contoh: tulang paha, tulang lengan atas, tulang kering, tulang betis, ruas-ruas jari tangan/ruas jari kaki, tulang hasta, dan tulang pengumpil

Tulang pipa terbagi menjadi 3 bagian, yaitu:
- Bagian ujung yang disebut episis.
- Bagian tengah yang disebut diasis.
- Di antara episis dan diasis terdapat cakra episis (discus epiphysealis). Cakra inikaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. Rongga terbentuk karena aktivitas osteoklas (perombak tulang).

b. Tulang pipih
- Berbentuk pipih atau tipis.
- Di dalamnya berisi sumsum merah, tempat pembuatan sel darah merah dan sel darah putih.
- Contoh: tulang kepala ( tengkorak), tulang rusuk, tulang dada, dan tulang belikat.

c. Tulang pendek
- Bentuk pendek dan bulat.
- Di dalamnya berisi sumsum merah, tempat pembuatan sel darah merah dan sel darah putih.
- Contoh: ruas-ruas tulang belakang, tulang pergelangan tangan, dan pergelangan kaki.



3. Susunan Tulang
Rangka tubuh manusia tersusun oleh 206 potong tulang yang saling berhubungan. Tulang-tulang yang menyusun rangka tubuh tersebut terdiri atas tiga kelompok besar, yaitu:
a. Tulang tengkorak (cranium)
Tulang tengkorak berbentuk pipih, saling berhubungan, dan membentuk rongga. Tulang-tulangini mengelilingi dan melindungi otak yang ada di dalamnya. Tulang tengkorak terdiri atas 22tulang. Delapan tulang membentuk tengkorak bagian kepala/tempurung kepala dan 14 tulangtengkorak bagian muka/wajah. Tulang tempurung kepala tersusun dari tulang dahi (os.frontal),tulang kepala belakang (os.oksipital) , tulang ubun-ubun (os.parietal) , tulang baji(os.sphenoid),tulang tapis (os.ethmoid) , dan tulang pelipis (os. temporal ). Perhatikan gambar 3.8. Di bagian bawah tempurung kepala terdapat rongga khusus yang disebut foramen magnum yang menjaditempat masuk dan keluarnya pembuluh saraf serta darah yang kemudian menuju ke sumsumtulang belakang.

Tulang muka terdapat pada bagian depan kepala. Tulang-tulang muka membentuk rongga matauntuk melindungi mata, membentuk rongga hidung serta langit-langit, dan memberi bentuk wajah. Tulang muka terdiri atas dua tulang rahang atas
( maksila), dua tulang rahang bawah( mandibula) , dua tulang pipi ( zigomatik) , dua tulang air mata ( lakrimal), dua tulang hidung( nasal) , dua tulang langit-langit ( palatum) , dan satu tulang pangkal lidah (hioid ).

Hubungan antara tulang-tulang padatempurung kepala merupakan hubungan tulang yang tidak dapat digerakkan. Hanya rahang bawah yang dapat bergerak dengan bebas sehingga kalian dapat makan dan berbicara. Pada bayiyang baru lahir, kedua tulang ubun-ubun, yaitu kiri dan kanan, belum menyatu sempurnasehingga terasa lembut bila dipegang. Dalam pertumbuhannya, tulang tengkorak bayi akanmenyatu sempurna.

b. Tulang Badan
Tulang pembentuk badan terdiri atas ruas-ruas tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, tulanggelang bahu, dan tulang gelang pinggul/ panggul.1) Tulang belakang berada di bagian tengah tubuh yang berfungsi untuk menopang seluruh tubuh, dan tempat pelekatan tulang rusuk.
Setiap segmen atau ruas tulang belakang dapat bergerak sedikit. Tulang belakang berbentuk tulang pendek dan berjumlah 33 ruas yang terdiri atas:

a) tujuh ruas tulang leher (vertebra servikalis),
b) dua belas ruas tulang punggung(vertebra dorsalis)

c) lima ruas tulang pinggang(vertebra lumbalis),
d) lima ruas tulang kelangkang (vertebra sakralis),
e) empat ruas tulang ekor (coxigeus)


Struktur dan ruas tulang belakang bervariasi karena secara khusus masing-masing memilikifungsi yang berbeda-beda.
2) Tulang dada merupakan tempat melekatnya tulang rusuk bagian depan.

Tulang dada terdiri atas 3 bagian, yaitu bagian hulu dada (manubrium sterni), bagian dada (corpus sterni) , dan bagian taju pedang(prosesus xyphoideus)

3) Tulang rusuk (iga), terdiri atas tiga jenis tulang, yaitu tujuh pasang tulang rusuk sejati, tiga pasang tulang rusuk palsu, dan dua pasang tulang rusuk melayang.

4) Tulang gelang bahu, terdiri atas dua tulang belikat dan dua tulang selangka. Tulang belikatmelekat pada tulang rusuk. Tulang belikat berbentuk segitiga pipih dan memiliki tonjolan yangmenyerupai paruh burung gagak, disebut
prosesus korakoid . Sedangkan tulang selangka melekat pada tulang dada.

5) Tulang gelang panggul, terdiri atas dua tulang pinggul, dua tulang duduk, dan dua tulangkemaluan.K etiga tulang tersebut berkaitan erat sehingga membentuk suatu lingkaran yang berlubang.

c.Tulang anggota gerak

Tulang anggota gerak pada manusia terdiri atas tungkai depan/tulang anggota gerak atas yang bersambungan dengan gelang bahu tungkai dan tulang anggota gerak bawah yang bersambungan dengan gelang pinggul.


1) Tulang anggota gerak bagian atas Tulang anggota gerak bagian atas terdiri atas gelang bahu,dua tulang lengan atas, dua tulang pengumpil, dua tulang hasta, enam belas tulang pergelangantangan, sepuluh tulang telapak tangan, dan 28 tulang jari tangan. Tulang hasta dan tulang pengumpil merupakan tulang lengan bawah. Tulang hasta letaknya searah dengan sisikelingking, sedangkan tulang pengumpil letaknya searah dengan ibu jari. Tulang pengumpildapat digerakkan di atas tulang hasta (memutar).


2. Tulang anggota gerak bagian bawah Tulang anggota gerak bagian bawah terdiri atas gelang panggul, dua tulang paha, dua tulangtempurung lutut, dua tulang kering, dua tulang betis, empat belastulang pergelangan kaki, sepuluh tulang telapak kaki, dan 28 tulang jari kaki. Kaki atau tungkai memiliki fungsi utama untuk menopang berat tubuh dan mengatur gerak tubuh ketika berjalan.


4. Sumsum Tulang

sumsum tulang mengisi rongga bagian dalam tulang. Ada dua macamsumsum tulang, yaitu:
a. Sumsum tulang merah(medulla ossia rubra), merupakan tempat pembuatan sel darah merah. Pada anak-anak, sumsum merah terdapat pada tulang tengkorak. Pada orang dewasa, sumsum merah terdapatantara lain pada tulang tengkorak, ruas tulang belakang, dan tulangrusuk.
b. Sumsum tulang kuning (medulla ossiaava), terdapat padatulang anggota gerak orang dewasa. Sumsum kuning ini terbentuk daricampuran sel jaringan ikat, misalnya jaringan lemak dan sumsum merah. Untuk kesehatan dan pertumbuhan selsel, tulang membutuhkan vitamin D. Proses pembentukan vitamin D dalamtubuh sangat dipengaruhi oleh sinar ultrviolet. Sinar ultraviolet yang jatuh mengenai kulit tubuhmanusia dapat mengubah provitamin D yang terdapat pada tubuh menjadi vitamin D.

5 . Sendi

Terbentuknya kerangka tubuh manusia dapat terjadi karena adanya hubungan antara tulang yangsatu dengan tulang yang lain. Hubungan antartulang dinamakan artikulasi. Hubungan antartulangyang memungkinkan pergerakan disebut persendian.

Dari sifat geraknya, maka persendian dapat dibagi menjadi 3 macam, yaitu:

a.Sendi mati (sinartrosis) adalah hubungan antartulang yang sudah tidak dapat digerakkan lagi,misalnya persendian pada tulang tengkorak kepala. Sinartrosis terdiri atas:
- Sinkondrosis: kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago.
- Sinbrosis: kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut.

b.Sendi kaku (amartrosis) adalah hubungan antartulang yang memungkinkan adanyasedikit gerakan (terbatas). Misalnya persendian pada pergelangan tangan dan kaki, hubunganantara tulang rusuk dan tulang belakang dan tulang tulang dada, dan hubungan tulang kemaluan.

c.Sendi gerak ( diartrosis) adalah hubungan antartulang yang memungkinkan gerakan lebih bebas. Diartrosis memudahkan tulang untuk bergerak karena struktur tertentu dan juga karenaadanya bentukbentuk tertentu dari ujung-ujung tulang yang berhubungan yang disebut persendian. Diartrosis memiliki struktur yang terdiri atas bonggol sendi, tulang rawan sendi, dan mangkuk sendi. Mangkuk sendi berisi cairan sendi (minyak sinovial) yang berfungsi sebagaiminyak pelumas.



Sendi gerak dapat dibedakan sebagai berikut:

1)Sendi engsel adalah persendian yang memungkinkan gerakan satu arah, seperti gerakan pada pintu, contohnya pada siku dan lutut.

2)Sendi pelurumerupakan hubungan dua tulang, yang satu berbentuk mangkuk sendi,sedangkan tulang yang lain berbentuk bonggol yang bersesuaian. Selain itu juga terdapat cairansendi (sinovial) yang berfungsi sebagai pelumas dan jaringan ikat sendi (ligamen). Sendi peluru merupakan persendian yang dapat bergerak ke segala arah. Misalnya persendian pada lengan atasdengan gelang bahu, tulang paha dengan gelang pinggul.

3)Sendi putar merupakan persendian yang mengakibatkan salah satu tulang dapat berputar terhadap tulang yang lain sebagai poros sendi. Misalnya persendian pada tulang atlas dan tulang pemutar, serta tulang hasta dan tulang pengumpil.

4)Sendi pelanamerupakan persendian yang memungkinkan gerakan ke dua arah. Misalnya persendian pada tulang telapak tangan dengan ibu jari.


5)Sendi ovoid/ellips kedua ujung tulang berbentuk oval. Misalnya pada pergelangan tangan.



I. KESIMPULAN

Dalam pengamatan identifikasi yang telah kami lakukan dapat disimpulkan bahwa rangka merupakan serangkaian tulang-tulang yang saling berhubungan melalui persendian. Rangka tubuh merupakan bagian tubuh yang keras berfungsi untuk menyokong tubuh secara fisik, melindungi bagian tubuh yang lunak, memberi bentuk pada tubh dan sebagai tempat pelekatan otot. Rangka tubuh manusia di bagi menjadi 2 bagian yaitu:

1. Rangka Aksial, meliputi tulang tengkorak, tulang belakang, tulang dada, dan tulang rusuk.
2. Rangka Apendikular, meliputi anggota gerak atas (tulang bahu dan tulang lengan) dan tulang gerak bawah (tulang pinggul dan tulang kaki).







DISUSUN OLEH:

KELOMPOK 9
B 2010

ANGGOTA KELOMPOK:

1. Tri Thayibandi (101644068)

2. Zilzia Meilisa Lubis (10164471)

3. Denis Erliza Herdiyanty (101644072)

4. Fiqih Amelya (101644074)

5. Maya Retno Prabandari (101644075)

2 komentar:

Erdis E Yuliantoro mengatakan...

nice sobat. ijin copas ya. ^,^

triowidodo persib mengatakan...

Iyaa monggo d copas mas erdiiis
Wong garek copas ae looo hahaahah

Poskan Komentar